STIKES Bina Usada Bali Raih Penghargaan Tracer Study Terbaik 2025 di LLDIKTI Wil...
STIKES Bina Usada Bali meraih Penghargaan Tracer Study Terbaik 2025 pada ajang LLDIKTI Wilayah VIII Award, sebagai bukti...
MISS #2 merupakan lanjutan dari program Future Insight STIKES Bina Usada Bali yang mengangkat pentingnya asuhan kebidanan komplementer dan integrasi nilai budaya lokal, khususnya budaya Bali, dalam pelayanan kepada ibu hamil secara holistik dan humanistik
Catatan
Artikel ini telah dikurasi tim kampus untuk memastikan akurasi informasi.
Bagikan kepada rekan agar informasi ini bermanfaat lebih luas.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan praktik kebidanan yang holistik, Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Future Insight STIKES Bina Usada Bali menyelenggarakan kegiatan Special Class bertajuk Midwifery in Science and Service (MISS) #2 pada hari Jumat, 23 Juni 2023. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting, mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WITA.
MISS #2 mengangkat tema penting mengenai asuhan kebidanan komplementer serta penerapan nilai-nilai budaya Bali dalam pelayanan kepada ibu hamil. Tema ini diangkat sebagai bentuk kontribusi STIKES Bina Usada Bali dalam mendukung pendekatan pelayanan kesehatan yang lebih menyeluruh, berakar pada kearifan lokal, dan berbasis bukti ilmiah.
Acara ini menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidangnya, yaitu:
Chicik Nirmasari, S.SiT., M.Kes., CMH, CHt, CI, CPHT, praktisi dan akademisi yang aktif dalam pengembangan terapi komplementer dalam pelayanan kebidanan.
Dr. Bdn. Ketut Novia Arini, S.ST., M.Kes., dosen dan peneliti yang fokus pada integrasi budaya lokal dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Selama kegiatan berlangsung, peserta yang terdiri dari bidan praktik, mahasiswa kebidanan, dan tenaga pendidik mendapatkan wawasan mengenai teknik-teknik asuhan komplementer seperti hypnobirthing, aromaterapi, serta pemanfaatan pendekatan budaya Bali dalam menciptakan kenyamanan dan ketenangan bagi ibu hamil.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta yang merasa termotivasi untuk menerapkan pendekatan yang lebih humanistik dan kontekstual dalam praktik kebidanan mereka. Diharapkan, melalui program-program seperti MISS, tenaga kesehatan—khususnya bidan—dapat memberikan pelayanan yang tidak hanya aman dan efektif, tetapi juga selaras dengan nilai budaya masyarakat setempat.
Lihat lebih banyak
STIKES Bina Usada Bali meraih Penghargaan Tracer Study Terbaik 2025 pada ajang LLDIKTI Wilayah VIII Award, sebagai bukti...
STIKES Bina Usada Bali merayakan Dies Natalis ke-18 tahun 2025 dengan acara seni, pengabdian masyarakat, family day, dan...
PKKMB STIKES Bina Usada Bali 2025 mengangkat tema “Generasi Sehat, Indonesia Hebat”. Melalui orientasi akademik, pengena...
Pada Jumat, 22 Agustus 2025, telah diselenggarakan Festival Seni dan Budaya Megati 2025 di Lapangan Umum Desa Megati. Ke...
Banyak orang mencari STIKES Binus Bali di Google. Tapi tahukah Anda bahwa itu adalah nama populer dari STIKes Bina Usada...
“Harmony Within: Building Balance of Body, Mind, and Soul” was successfully held on July 7, 2025, in collaboration with...