Profil Institusi
STIKES Bina Usada Bali
Institusi pendidikan tinggi kesehatan yang berfokus pada keperawatan dan kebidanan dengan kurikulum berbasis praktik, etika profesional, dan budaya Bali. Berdiri sejak 2007 dan terus memperkuat pelayanan, penelitian, serta kolaborasi dengan mitra klinik.
Sejak
2007
Bertumbuh bersama dunia kesehatan Bali
Fokus
Praktik Klinik
Pembelajaran aplikatif dengan jejaring fasilitas
Budaya
Integritas
Menjunjung etika, layanan, dan kearifan lokal
Kampus Badung, Bali
Pelayanan, riset, dan inovasi kesehatan
Mahasiswa dibimbing oleh dosen dan praktisi berpengalaman dengan pengalaman lapangan yang terstruktur, mulai dari laboratorium hingga praktik klinik.
Komitmen kami adalah menyiapkan tenaga kesehatan yang terampil, beretika, dan siap mengabdi.
Dukungan akademik personal dengan kurikulum berbasis kompetensi.
Jejaring mitra rumah sakit dan puskesmas untuk pengalaman nyata.
Sejarah
Perjalanan STIKES Bina Usada Bali
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Usada Bali berdiri berdasarkan SK Nomor 122/D/O/2007 dan terus berkembang sebagai institusi kesehatan yang menyeimbangkan mutu akademik, praktik klinik, dan karakter pelayanan.
Awal berdiri
Resmi membuka Program Studi S1 Keperawatan dan DIII Kebidanan (SK 122/D/O/2007) di Jalan Padang Luwih Tegal Jaya Dalung, Badung.
Program Profesi Ners
Mengajukan dan membuka Program Profesi Ners untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan, didukung kebijakan nasional.
S1 Keperawatan menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi dengan 10 semester (8 akademik + 2 profesi).
Berpedoman pada SN Dikti
Standar mutu lulusan diperkuat melalui kurikulum berbasis kompetensi, praktik klinik, dan pembinaan sikap profesional; menerima lulusan SMA/SMK Kesehatan atau sederajat.
S1 Kebidanan hingga Profesi
Menambah Program Studi S1 Kebidanan sampai ke jenjang profesi dengan izin penyelenggaraan Nomor 224/KPT/2019.
Durasi pendidikan 5,5 tahun: 8 semester akademik + 2,5 semester profesi bidan.
Penyesuaian program
Menutup Program Studi D3 Kebidanan karena minat menurun, berfokus pada penguatan jenjang sarjana dan profesi.
Karakter Kampus
Tumbuh dari Bali, bergerak untuk kesehatan
- Budaya akademik yang menekankan layanan, empati, dan kolaborasi lintas disiplin.
- Pengalaman lapangan berlapis: laboratorium, klinik, hingga jejaring rumah sakit mitra.
- Pembinaan karakter dan etika profesional sebagai fondasi pelayanan kesehatan.
- Kampus yang berakar pada kearifan lokal Bali sekaligus berdaya saing nasional.
Alasan
Kenapa memilih STIKES Bina Usada Bali
Kurikulum terintegrasi, dukungan dosen dan praktisi, serta fasilitas praktik modern menjadikan kami tempat belajar yang lengkap bagi calon tenaga kesehatan.
Kampus unggulan kesehatan
Berfokus pada keperawatan dan kebidanan dengan reputasi baik di Bali.
Program studi berkualitas
Kurikulum berbasis kompetensi dengan porsi praktik yang kuat dan evaluasi berkelanjutan.
Fasilitas lengkap
Laboratorium, ruang praktik klinik, dan dukungan teknologi pembelajaran modern.
Jalur karier luas
Peluang bekerja di rumah sakit, klinik, puskesmas, maupun institusi pendidikan dan riset.
Etika dan karakter
Pembinaan sikap profesional dan empati sebagai nilai utama pelayanan kesehatan.
Visi
Menjadi sekolah tinggi ilmu kesehatan unggul dan terpercaya pada 2042.
Menghasilkan sumber daya manusia profesional dengan daya saing internasional yang berakar pada budaya Bali.
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan yang berorientasi pada Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mahasiswa di bidang kesehatan secara seimbang.
- Membangun kerja sama strategis nasional maupun internasional untuk penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Identitas
Makna lambang, tari, dan mars
Makna Lambang
Identitas visual kampus
Setiap unsur logo merepresentasikan dasar, tujuan, dan semangat STIKES Bina Usada Bali.
- Segi Lima: melambangkan dasar Pancasila.
- Lingkaran: simbol kesatuan di bawah Yayasan Bina Usada.
- Nama "Bina Usada": "Bina" berarti menuntun, "Usada" berarti kesehatan.
- Lambang Kesehatan: dua simbol kesehatan yang mencerminkan semangat saling membantu.
- Tiga Daun Teratai: dasar Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Buku: ilmu pengetahuan yang terus dipelajari sepanjang hayat.
- Kobaran Api: semangat hidup dan perjuangan menuju masa depan cerah.
Lambang STIKES Bina Usada Bali memadukan dasar Pancasila, kesatuan Yayasan Bina Usada, dan identitas “Bina” (menuntun) serta “Usada” (kesehatan) sebagai jati diri kampus. Simbol kesehatan menegaskan semangat saling membantu, tiga daun teratai merepresentasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, buku menandakan belajar sepanjang hayat, dan kobaran api menggambarkan daya juang untuk masa depan yang cerah.
Kombinasi elemen tersebut memperlihatkan komitmen kampus untuk membina karakter, keilmuan, dan pengabdian, sekaligus menegaskan budaya kolaboratif yang menjadi roh STIKES Bina Usada Bali.
Tari Kebesaran
Tari Bina Usada
Tari Bina Usada menggambarkan aktivitas dan kegembiraan para mahasiswa dalam proses belajar di kampus, serta keyakinan mereka untuk mengabdi kepada masyarakat di bidang kesehatan setelah lulus. Dengan simbol Daun Teratai Hijau sebagai lambang kesejukan dan pengabdian, Buku Putih sebagai simbol ilmu pengetahuan, dan Api Merah sebagai semangat membara, tari ini mencerminkan nilai-nilai pendidikan dan pengabdian yang dijunjung tinggi oleh STIKES Bina Usada Bali.
Penata Tari: I Ketut Sumarna, S.Pd., M.Si | Penata Tabuh: I Gede Nadiarta, S.Sn
Mars Kampus
Mars STIKES Bina Usada Bali
Di dalam keagungan Bina Usada
Tercipta semangat baru dunia pendidikan
Selalu berusaha membangun negeri
Berkarya di dunia kesehatan
STIKES Bina Usada Provinsi Bali
Membangun manusia berpancasila
Mahasiswa STIKES bahu membahu
Jadikan STIKES sangat berarti
Mari mahasiswa Bina Usada
Mari sivitas akademiknya
Berkarya bahu membahu
Demi kemajuan bangsa Indonesia
STIKES Bina Usada Provinsi Bali
Membangun manusia berpancasila
Mahasiswa STIKES bahu membahu
Jadikan STIKES sangat berarti
Koordinat
Lokasi kami
Kunjungi kampus STIKES Bina Usada Bali dan temukan suasana belajar yang nyaman serta akses mudah ke berbagai fasilitas kesehatan mitra.