STIKES Bina Usada Bali Raih Penghargaan Tracer Study Terbaik 2025 di LLDIKTI Wil...
STIKES Bina Usada Bali meraih Penghargaan Tracer Study Terbaik 2025 pada ajang LLDIKTI Wilayah VIII Award, sebagai bukti...
Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan serta reviewer KEPK dalam menerapkan standar etik penelitian yang tinggi, guna menjamin perlindungan subjek manusia dan integritas riset kesehatan di Indonesia.
Catatan
Artikel ini telah dikurasi tim kampus untuk memastikan akurasi informasi.
Bagikan kepada rekan agar informasi ini bermanfaat lebih luas.
Pelatihan Etik Dasar Lanjut sukses diselenggarakan pada 3 Februari 2024, dengan tujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan standar etik dalam penelitian kesehatan di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh reviewer dan calon reviewer Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK), serta tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan bidan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pelatihan ini menghadirkan 12 materi utama yang mencakup prinsip dasar etik penelitian, perlindungan subjek manusia, hingga kebijakan nasional dan internasional terkait penelitian kesehatan. Selain pembekalan materi, peserta juga mengikuti latihan penyelesaian studi kasus untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan ethical review secara mendalam dan aplikatif.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Future Insight STIKES Bina Usada Bali, yang berkomitmen pada penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang riset kesehatan dan etik penelitian.
Sebagai narasumber utama, hadir Dr. Teguh Setiawan Wibowo, M.M., M.Si., M.Farm., Apt, seorang penulis, akademisi, penghusada, dan konsultan, yang juga merupakan anggota Komite Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dr. Teguh membagikan pemahaman kritis dan praktis seputar tantangan etik dalam pelaksanaan penelitian kesehatan, serta memberikan panduan konkret untuk proses peninjauan etik yang bertanggung jawab.
“Etik penelitian merupakan landasan moral dan profesional yang harus dijaga oleh setiap peneliti, agar hak dan keselamatan subjek selalu menjadi prioritas,”
— Dr. Teguh Setiawan Wibowo
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan standar etik yang tinggi dalam setiap proses penelitian, serta berperan aktif dalam membangun sistem etik penelitian yang lebih kuat dan berkelanjutan di institusi masing-masing.
Lihat lebih banyak
STIKES Bina Usada Bali meraih Penghargaan Tracer Study Terbaik 2025 pada ajang LLDIKTI Wilayah VIII Award, sebagai bukti...
STIKES Bina Usada Bali merayakan Dies Natalis ke-18 tahun 2025 dengan acara seni, pengabdian masyarakat, family day, dan...
PKKMB STIKES Bina Usada Bali 2025 mengangkat tema “Generasi Sehat, Indonesia Hebat”. Melalui orientasi akademik, pengena...
Pada Jumat, 22 Agustus 2025, telah diselenggarakan Festival Seni dan Budaya Megati 2025 di Lapangan Umum Desa Megati. Ke...
Banyak orang mencari STIKES Binus Bali di Google. Tapi tahukah Anda bahwa itu adalah nama populer dari STIKes Bina Usada...
“Harmony Within: Building Balance of Body, Mind, and Soul” was successfully held on July 7, 2025, in collaboration with...